jason mraz

Kamis, 11 Desember 2014

filosofi akar



FILOSOFI AKAR
(BELAJAR DARI AKAR TANAMAN)

OLEH : WINDY ROFIKIRANA


Akar adalah bagian dari tumbuhan yang letaknya berada paling bawah dari tanaman, tertutup tanah, tidak terlihat tetapi memiliki peran yang sangat penting bagi tumbuhan. Tumbuhan tanpa akar tidak akan mampu menopang dahannya. Selain itu, tanpa akar tumbuhan tidak akan mampu memenuhi kebutuhan akan mineral untuk tumbuh dan berkembang. Ilustrasi tersebut mungkin cukup untuk menjelaskan bahwa betapa pentingnya akar bagi tumbuhan.
Kita selaku manusia sudah sepatutnya menggunakan kepala kita untuk berpikir dengan logika, merenungkan segala sesuatu yang ada di sekitarnya, karena akal pikiranlah yang membedakan manusia dengan makhluk lainnya. Dari penjelasan diatas tentang akar tanaman pula kita dapat menggunakan karunia Allah dengan sepatutnya yaitu akal pikiran kita untuk dapat mengambil hal-hal baik dari kehidupan akar tanaman, Belajar dari filosofi akar, barangkali akan menyadarkan kita akan posisi kita sebagai makhluk Allah yang harus senantiasa tawadu.
Tahukah kamu, apa saja hal yang dapat kita petik dari akar tanaman??
1.      Akar tidak pernah berhenti bekerja
Bayangkan saja jika akar sudah lelah bekerja, lalu siapa yang akan menggatikan perannya dalam memenuhi kebutuhan mineral? Apakah ranting? Daun? Bunga? Buah? Tentulah tidak. Karena baik itu ranting, daun, bunga, dan buah mereka tergantung pula pada akar dalam mendapatkan makanan. Jika memang keadaanya sudah seperti ini, apa yang akan terjadi? Pasti tanaman itu tidak akan tumbuh dan berkembang lalu akan mati. Masih belum percaya bahwa akar tidak pernah berhenti bekerja? Inilah jawabannya, boleh pula kalian untuk mencobanya.
Apabila anda menanam bunga yang baru saja anda cabut kemudian ditanam, apa yang kan terjadi ? Tentu saja tumbuhan itu mula-mula akan sedikit layu. Karena pada waktu itu akar dari tumbuhan itu baru melakukan penyesuaian awal untuk bekerja. Setelah tumbuhan terus dirawat dan akarnya sudah mulai tumbuh dan bekerja, maka lambat laun tumbuhan itu akan tumbuh dengan baik dan segar. Hal ini menunjukkan bahwa akar senantiasa bekerja dan tidak pernah berthenti untuk mencapai tujuannya, yaitu mencari makanan dan mensuplainya kepada batang. Sebagai manusia kita harus meniru semanagat akar dalam mencapai cita-cita. Dia akan terus fokus dan konsisten untuk bergerak dan terus bergerak melaksanakan tujuannya.
“janganlah kita mudah menyerah dalam menggapai segala apa yang dicita-citakan. Teruslah semangat, tak kenal lelah dan teruslah bekerja serta berusaha untuk mewujudkan semua cita-cita. Tetaplah sungguh-sungguh dan konsisten karena percayalah semua yang diperjuangkan itu akan menemukan suatu titik cerah keberhasilan”
2.      Akar akan berusaha menerobos rintangan yang menghadang
Seperti sel dalam otak yang terus berjalan dengan sulitnya untuk memperkuat perjalanan dalam belajar sesuatu hal yang baru, maka sel tersebut harus melewati celah kecil yaitu sinaps. begitupun dengan akar akan terus berusaha menerobos rintangan yang menghadang. Ketika suatu pot retak, maka akan lama kelamaan akan nampak akar-akar yang timbul keluar. Hal ini menunjukkan bahwa akar akan senantiasa mencari celah-celah untuk menerobos rintangan-rintanag yang menhadangnya. Begitu dia meliahat peluang untuk melaluinya walaupun itu sebuah celah sempit yang rasa-rasanya mustahil untuk dilewati, dia tetap akan mencobanya. Bahkan diapun akan mampu menjebol tembok yang menhadangnya. Itulah filososfi akar yang kedua.
“kita harus senantiasa berusaha keras dalam menghadapi segala rintanga. Jangan pernah menyerah, karena selalu ada jalan dalam melewati rintangan”.
3.      Akar selalu tawadu’ dan tidak putus asa
Apabila akar dihadapkan dengan tanah yang keras, dia tidak akan pernah berputus asa untuk berhenti bergerak dan mencoba. Tetapi apabila dia menjumpai tanah yang gembur, dia juga akan tetap bergerak. Dia tidak pernah serakah, dia hanya akan mengambil segala sesuatu sesuai kebutuhannya.
Senantiasa tidak berputus asa untuk berhenti bergerak mencapai tujuan kita, apabila  lingkungan kita kurang mendukung. Dan juga janganlah menggunakan kedudukan yang empuk untuk berlaku serakah, tetapi senantiasa tawadu”.
4.      Akar  selau ikhlas
Tidak pernah seorangpun memuji akar, apabila sebuah tumbuhan tumbuh subur dan berbuah banyak siapa yang akan dipuji? Pasti yang akan dipuji adalah yang diatas. Tetapi walaupun dia berada di dalam tanah, tidak terlihat dan bahkan kadangkala dilupakan perannya, dia tidak akan pernah berhenti untuk terus dengan ikhlas bekerja. Dia tidak akan pernah marah sampaii berhenti bekerja meskipun miskin pujian, dan meskipun dilupakan orang.
“Teruslah bekerja tanpa mengharap pujian dari orang lain, tetaplah ikhlas dalam mengerjakan sesuatu walaupun peran kita dilupakan orang lain. Pujian orang lain tidak serta merta membuat pekerjaan kita jadi sempurna karena kadangkala manusia lupa dan terlena akan pujian”.

BEKERJALAH DAN TERUSLAH BEKERJA MENCAPAI CITA-CITAMU DENGAN KONSISTEN, PANTANG MENYERAH, TAWADU DAN IKHLAS. PERCAYALAH \ALLAH SWT AKAN MEMBERIKAN NIKMAT YANG BEGITU INDAH BAGI HAMBANYA YANG TERUS BERUSAHA!!! KEEP SPIRIT


Tidak ada komentar:

Posting Komentar